Selasa, 11 April 2017



Perseroan Terbatas Organisasi dan Transaksi Modal Saham
Bentuk Organisasi Perseroan Terbatas
Definisi perseroan terbatas sebagai sesuatu yang tidak jelas, tidak terlihat, tidak berwujud, dan ada hanya dibidang hukum. Perseroan terbatas memiliki hak dan tanggung jawab yang sama seperti halnya orang. Contoh perseroan terbatas juga harus membayar hukum dan pajak.
Berdasarkan  : Tujuan             : untuk memperoleh laba atau tidak memperoleh laba
Kepemilikan    : antara yang dimiliki oleh public dan dimiliki oleh kalangan   terbatas.  Disebut juga perusahaan terbuka. Contohnya Intel perusahaan yang dimiliki secara tertutup disebut perusahaan swasta.
Karakteristik Perseroan Terbatas
1)      Adanya pemisahan secara hukum
Sebagai entitas yang terpisah secara hukum dengan pemiliknya.
2)      Kewajiban terbatas dari pemegang saham
Kreditor tidak memiliki hak untuk mengklaim aset pribadi dari pemegang saham kecuali telah terjadi kecurangan.
3)      Hak kepemilikan dapat di pindah tangankan
Pemegang saham dapat menjuak sebagian atau sekuruh hak kepemilikan yang dimilikinya dalam perseroan.
4)      Kemampuan untuk memperoleh modal
Membeli saham perseroan adalah tawaran yang menarik bagi investor karena pemegang saham memiliki kewajiban terbatas dan setiap lembar saham mudah untuk dipindah tangankan.
5)      Umur yang tidak terbatas
Umur perseroan terbatas dimulai pada saat dibuat akta pendirian. Masa operasional hanya untuk beberapa tahun saja.
6)       Manajemen perseroan terbatas
Pemegang saham secara hukum adalah milik perusahaan.  Dewan direksi memilih pelaksana seperti presiden direktur.
7)      Peraturan pemerintahan
Perseroan terbatas merupakan subjek berbagai peraturan Negara bagian.
8)      Pajak tambahan
Perusahaan perseroangan maupun persekutuan harus membayar pajak penghasilan.

Hak kepemilikan pemegang saham
Perseroan terbatas dapat memulai penjualan hak kepemilikan dalam bentuk saham saat perseroan terbatas hanya memiliki satu jenis saham.

Modal perseroan terbatas
Modal disetor adalah total jumlah kas dan aset lain yang diterima oleh perseroan terbatas yang berasal dari pemegang saham.
Saldo laba adalah laba bersih yang ditahan oleh pihak perusahaan, laba bersih dicatat dalam saldo laba rugi dan mengkredit saldo laba

Akuntansi untuk penerbitan saham biasa
Penerbitan saham biasa :
-          Dengan nilai nominal secara tunai
-          Tanpa nilai nominal secara tunai
-          Untuk jasa atau aset nominal 

Akuntansi untuk saham treasuri
Saham treasuri adalah saham milik perusahaan yang telah diterbitkan, telah dibayar lunas kemudian diperoleh kembali untuk perusahaan .
-          Pembelian saham treasuri.
Saham treasuri akan dicatat dengan menggunakan metode biaya. Metode biaya perolehan saham treasuri untuk menilai saham treasuri.
-          Penjualan saham treasuri : biasaya untuk dijual kembali atau di tembus.
a.       Diatas biaya perolehan
Jika harga saham treasuri sama dengan biaya perolehan, maka penjualan saham tersebut dicatat dengan mendebit kas mengkredit saham treasuri. Jika harga jual saham tersebut lebih tinggi dari biaya perolehan, selisihnya akan di kredit sebgai  modal disetor dalam treasuri.
b.      Dibawah biaya perolehan
Saham treasuri dijual di bawah biaya perolehan, selisih atas biaya perolehan diatas harga jual akan di debit ke modal disetor dari saham treasuri.
            Saham preferen
Perusahaan dapat menerbitkan tambahan jeni saham lainnya disebut saham preferen, saham preferen perjanjian yang memberikan keutamaan/kelebihan.
-          Prioritas atas deviden
Sebagai presentase dari nilai nominal saham preferen atau atas jumlah tertentu.
-          Deviden kumulatif
Pemegang saham preferen harus dibayar untuk penerimaan deviden setiap tahun dan memperoleh prioritas atas dividen yang belum diterima sebelum pemegang saham bisa menerima deviden.
-          Prioritas atas likuidasi
Saham preferen memiliki prioritas atas aset perusahaan jika perusahaab dilikuidasi.
Penyajian dan analisis laporan
Dalam modal disetor terdapat dua kualifikasi yang diakui :
a.                   Modal saham
b.                  Tambahan modal disetor

-          Penyajian
-          Analisis nilai buku persaham
Nilai per lembar saham terdapat nilai buku per saham, menunjukan ekuitas yang dimiliki pemegang saham biasa dalam aset bersih perusahaan dari kepemilikan setiap saham. Aset bersih perusahaan harus sama dengan total ekuitas.
-          Nilai buku vesus nilai saham
Nilai buku persaham tidak sama dengan nilai pasar persaham. Nilai buku didasarkan atas pencatatan biasa perolehan. Nilai buku perusahaan akan berguna untuk menentukan tren jumlah per lembar saham yang dimiliki oleh pemegang saham di perusahaan.

Contoh soal
1.      PT Jaya company menerbitkan saham biasa dengan nominal Rp 10.000 per lembar. Pada tanggal 1 Januari 2017 ditempatkan 100 lembar saham biasa dengan kurs 110 tunai. Hitunglah Aigo saham dan penjurnalannya?
Jawab :
Dik : nominal saham biasa : Rp 10.000/lembar
            Penempatan saham biasa : 100 lembar dengan kurs 110 tunai.
Dit : hitunglah aigo saham dan penjurnalannya ?

Jumlah kas yang diterima = 100 lembar x Rp 10.000 x 110% = Rp 1.100.000
Nilai saham yang ditempatkan/saham biasa(nilai nominal) = Rp 1.000.000
Aigo saham = Rp 100.000

2.      PT Hap Sport Company merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang atribut olahraga memiliki 100.000 lembar saham dengan harga perolehan $8 per lembar. Pada saat PT Hap Sport Company menerbitkan saham teasuri tersebut dengan harga $10 per lembar, hitunglah jumlah modal disetor dari saham teasuri tersebut .
Jawab :
Dik : harga perolehan saham $800.000(100.000 per lembar x $10)
Dit : berapa jumlah saham disetor oleh PT Hap Sport Company?
Harga penjualan- Harga perolehan
$1.000.000-$800.000 = $200.000
Catatan : modal  disetor adalah selisih antara harga perolehan dengan harga penjualan saham treasuri. Dalam kasus ini berarti modal disetor adalah $200.000

Selasa, 04 April 2017



Masuknya Sekutu Baru

Persekutuan dapat diterima apabila adanya persetujuan dari para sekutu yang telah ada. Modal seorang sekutu tidak dapat dijual tanpa persetujuan sekutu lain
1.      Sekutu dapat di terima di persekutuan bila :
-          Sekutu baru membeli sebagian modal salah satu sekutu lama
-          Sekutu baru menyetorkan sejumlah aktiva berupa kas/non kas sehingga modal persekutuan bertambah.

Investasi aset persekutuan
-          Bonus untuk sekutu lama
-          Bonus untuk sekutu baru
Investasi yang dilakukan oleh sekutu baru kurang dari besarnya modal yang akan di kreditkan persekutuan bisa terjadi apabila sekutu baru memiliki sumber daya. Bonus sekutu baru akan mengurangi saldo sekutu lama.

Meninggalnya sekutu
Anggota sekutu meninggal dunia maka akan membubarkan persekutuan, dan biasanya akun-akun persekutuan ditutup untuk menentukan ekuitas sekutu pada tanggal kematian.
Dapat ditentukan dengan cara :
-          Menentukan laba/rugi bersih hingga tanggal kematian
-          Menutup buku persekutuan
-          Menyusun laporan keuangan


Keluarnya sekutu
Keluarnya sekutu bisa secara sukarela dan secara tidak sukarela 
Keluarnya sekutu bisa secara sukarela dengan menjual ekuitas kepemiliknya dalam persekutuan dan persekutuan secara tidak suka rela sudah mencapai usia pensiun atau meninggal.


Bonus untuk sekutu yang baru keluar
Dapat dibayarkan kepada sekutu yang keluar apabila:
-          Nilai pasar wajar aset persekutuan lebih besar dari nilai bukunya
-          Adanya goodwill
-          Sekutu yang tinggal untuk memindahkan sekutu dari perusahaan

Bonus untuk sekutu yang tinggal
Sekutu yang keluar memberikan bonus untuk sekutu
1.      Nilai aset yang dicatat persekutuan lebih besar
2.      Persekutuan memiliki catatan laba
3.      Sekutu yang ingin meninggalkan pesekutuan

Selasa, 21 Maret 2017



PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI
Kerangka Konseptual Akuntansi

Prinsip-prinsip akuntansi bisa mengalami perubahan seiring berjalannya waktu, perubahan ling. Bisnis dan kebutuhan informasi akuntansi.

Tujuan-tujuan laporan keuangan
1.      Berguna untuk membuat keputusan investasi dan kredit
2.      Membantu memperkirakan arus kas di masa depan.
3.      Mengidentifikasi asset dan kewajiban yang telah digunakan oleh suatu perusahaan tersebut.
Karakteristik-karakteristik informasi akuntansi
1.      Relevansi : informasi yang memiliki nilai prediktif. Untuk memperbaiki dan menguatkan ekspektasi sebelumnya.
2.      Dapat diandalkan : informasi terbatas dari kesalahan dan prasangka dapat di buktikan apa adanya sesuai dengan fakta atau bisa disebut dengan realibilty(tepat waktu)
3.      Dapat dibandingkan : informasi didalam perusahaan dikatakan berguna ketika dibandingkan dengan informasi perusahaan lain yang mengunakan prinsip akuntansi.
4.      Konsistensi : perusahaan yang menggunakan prinsip-prinsip metode akuntansi yang sama dari tahun ke tahun.

Elemen-elemen akuntansi
Kewajiban, pendapatan, beban, ekuitas dan harga.

Asumsi-asumsi akuntansi
1.      Asumsi unit moneter
Suatu aktivitas ekonomi dinyatakan dalam satuan moneter(satuan uang) karena uang di anggap paling stabil.
2.      Asumsi entitas ekonomi
Bahwa aktivitas ekonomi sebagai unit pertanggung jawaban sendiri.
3.    Asumsi periode waktu
    Dapat sebagai menjadi periode-periode waktu buatan
4.    Asumsi kelangsungan usaha

Prinsip-prinsip akuntansi
1.    Prinsip pengakuan pendapatan
Pendapatan dapat diakui ketika ada aliran masuk harta yang terjadi pada satu periode tersebut.
-         Metode presentase penyelesaian
-        Angsuran
2.      Prinsip penandingan
Diikatkan dengan pendapatan pada suatu periode.
3.      Prinsip pengakuan penuh
      Memasukan semua informasi ke dalam lap. Keuangan
4.      Prinsip biaya
Bahwa aset kewajiban harus dicatat pada biayanya perolehannya.

Contoh soal
1.         Dunlop company memiliki penjualan secara kredit sebesar $1.000.000 pada tahun pertama operasinya. Harga pokok penjualannya sebesai $650.000. Dunlop memperoleh $500.000 pada penjualan kredit. Menggunakan metode angsuran, berapakah laba kotor yang harus diakuti pada tahun pertama?

Dik :
Penjualan kredit                         = $1.000.000
Hpp                                            = $650.000
Perolehan kas dari pelanggan     = $500.000

Dit :
Laba kotor?

Jawab :
Estimasi biaya total        = $1.000.000-650.000
                                       = 350.000
Presentase                      = 1.000.000:350.000
= 2,8 x 100% = 28 %
Laba kotor                      = 500.000 x 28 %
=140.000

2.         Spartan construction company memiliki total pendapatan senilai $230 juta untuk membangun sebuah jembatan. Total estimasi biaya untuk proyek sebesat $170 juta. Biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama proyek sebesar $34 juta. Spartan menggunakan metode persentase penyelesaian dengan tepat. Berapa banyak pendapatan dan laba kotor yang harus diakui Spartan pada tahun pertama proyek?
                                            
Dik :
Total pendapatan             = $230 juta
Total estimasi biaya         = $170 juta
Biaya yang dikeluarkan   = $34 juta

Dit :
Berapa banyak pendapatan yang diakui laba kotor?

Jawaban :
Presentase penyelesaian biaya yang dikeluarkan :
Total estimasi biaya x 100%
34.000.000:170.000.000x100%
=0,2 x 100%
=20%
Pendapatan yang diakui : presentase x total pendapatan
= 20% x 250.000,00
=$46.000.000
Laba kotor :
pendapatan diakui – biaya dikeluarkan
=46.000.000-34.000.000
=12.000.000